FPR Bulukumba kecam intimidasi aparat di Takalar

oleh -

BULUKUMBA,BB – Front Perjuangan Rakyat (FPR) Bulukumba, mengecam intimidasi aparat TNI dan Polri yang bertugas di pabrik gula PTPN XIV, Takalar. Aparat menurut FPR telah mengintimidasi petani yang terkabung dalam dalam Serikat Petani Polobangkeng- Aliansi Gerakan Reforma Agraria (STP-AGRA) Takalar.

Aparat telah melakukan kekerasan terhadap petani. Bahkan pada Selasa 14 Oktober 2014, aparat mengeluarkan tembakan peringatan. Sehingga situasi memanas dan menimbulkan bentrokan. “Atas peristiwa ini, kami FPR Bulukumba mengecam dan mengutuk keras atas adanya teror dan intimidasi kepada petani STP Takalar yang selama ini menggarap lahannya sendiri,”Rudy Njet, kepada BeritaBUlukumba.COM, Jumat 16 Oktober 2014.

Menurut Rudy, pihak pemerintah Kabupaten Takalar harus bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Ia juga mendesak agar pemkab Takalar segera menyelesaikan dan mengeluarkan seluruh tanah petani STP Takalar dari objek HGU.

Selain itu FPR, kata Rudy, juga menuntut agar Polda Sulselbar danĀ  Kodam VII Wirabuana segera memerintahkan aparatnya mundur dari lokasi PTPN IV Takalar. “Kami minta, Pak Kapolda dan Pangdam segera turun tangan menyelesaikan konflik ini agar tidak terjadi bentrok yang lebih besar sehingga tak menimbulkan korban jiwa,”tutup Rudy.

Laporan: MJ/Foto Ilustrasi

No More Posts Available.

No more pages to load.